Kajian Online BMI C Ajarkan Transformasi Diri Saat Libur

Padang, DKTV-Komunitas Back to Muslim Identity (BMI) dalam kajiannya menbahas tentang materi yang bertema “Berbenah di saat yang lain lengah, transformasi di masa libur,” (04/07). Kajian ini mengajarkan tentang bagaimana mengisi waktu libur dengan hal bermanfaat.

Dalam kajian diundang pembicara, yakni Diana Putri Rendi, dalam kajian, Diana mengatakan bahwa liburan adalah kegiatan yang biasa digunakan untuk beristirahat setelah berbagai kegiatan melelahkan seperti tumpukan tugas kuliah dan lain sebagainya.

Banyak yang menganggap liburan adalah melakukan segala hal sesuka hati hingga terjerumus kepada hidup yang tanpa radh atau tanpa makna.

Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus

Diana juga menyampaikan, bahwa dalam islam liburan adalah waktu yang tepat untuk re-charge iman dan muhasabah diri.

Islam adalah agama yang telah mengatur dan memberikan cara pandang tentang kehidupan. Dalam islam, telah di ajarkan bahwa tiada hari untuk libur dalam beriman dan ketaatan.

Islam juga mengajarkan kepada hamba nya agar memanfaatkan waktu libur untuk menata diri, melakukan hal positif, dan mengunakan waktu luang dengan memperbanyak ibadah.

Beberapa tanda seseorang telah lengah semasa libur nya yakni:
1. mulai lalai ibadah dan mati rasa saat beribadah
2. rebahan mulai menjadi gaya hidup
3. zona nyaman di anggap prestasi
4. gadget jadi temen deket kita
5. sudah menjauh dari sosial

hal tersebut akan berdampak pada keimanan seseorang hingga muncul rasa malas. Oleh karenanya, di anjurkan kita untuk berbenah di masa libur.

Baca juga: Prodi Perbandingan Madzhab Buka PMB Jalur Mandiri Prestasi

” waktu libur adalah amanah. Karena, Rasulullah bersabda: Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga di tanya untuk apa umur nya di habiskan dan akan di mintai pertanggung jawabannya.” Ujar Diana di akhir sesi penyampaian materi.

Tidak ada yang tidak mungkin untuk melakukan suatu perubahan. manfaat kan waktu libur ini untuk membenahi diri yang di mulai dari niat dan menjadikan Rasulullah serta para sahabat menjadi panutan.

 

Reporter: Najla Harziya Wahyuni

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *