Padang, DKTV– Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar konsolidasi yang diselenggarakan oleh Departemen Advokasi dan Hukum HAM (Adkumham) DEMA UIN IB.
Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan aksi evaluasi terhadap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus
Konsolidasi tersebut membahas berbagai kebijakan pemerintah yang peserta konsolidasi nilai belum sesuai dengan janji politik dan harapan masyarakat. Mahasiswa menyoroti kondisi sosial, ekonomi, serta kebijakan publik terkini.
Menteri Adkumham DEMA UIN Imam Bonjol Padang, Nader Awandy, menyampaikan rencana aksi. Mereka akan memfokuskan tuntutan kepada DPR dan Kantor Gubernur Sumatera Barat.
“Arah tuntutannya pasti ke pusat, karena ini momentum evaluasi satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” ujar Nader Awandy. Ia menyampaikannya dalam wawancara bersama tim DKTV seusai konsolidasi.
Nader menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar publikasi di media. Ini adalah ekspresi nyata terhadap kebijakan pemerintah yang pihaknya nilai belum berpihak pada masyarakat luas.
Selain itu, aliansi meminta setiap organisasi mahasiswa yang tergabung memperkuat propaganda kampus masing-masing. Tujuannya agar mereka melakukan gerakan dengan lebih solid dan terarah.
Forum juga membahas isu-isu aktual seperti aparat, kebijakan sosial, serta tindak lanjut dari aksi besar pada Agustus lalu yang peserta forum nilai belum terealisasi dengan maksimal.
Baca juga: Lomba Story Telling Tampilkan Bakat Bahasa Inggris Siswa
Aliansi BMSB akan melaksanakan rapat teknis lanjutan pada hari Rabu untuk menentukan waktu, tempat, serta bentuk aksi yang akan mereka gelar serentak pada Kamis mendatang.
Aliansi BEM Sumatera Barat merupakan wadah bagi BEM dan DEMA kampus se-Sumatera Barat yang aktif mengawal isu sosial, politik, dan kebijakan publik di tingkat daerah dan nasional.
Reporter : Miftahus Sya’adah dan Rahma Athifah
