Padang, DKTV– Ainun Afrida Aritonang seorang wisudawati 30 juz merupakan mahasiswa dari PRODI Ilmu Al-qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuludin dan studi Agama (FUSA) (19/10).
Ainun mengungkapkan bahwa dia merasakan perasaan yang bercampur aduk, yaitu sedih, senang, dan terharu, dengan wisuda tahfidz ini.
Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus
Namun, di balik perasaan campur aduk itu, Ainun juga merasa sedih karena orang tuanya tidak dapat menemani di prosesi wisuda tahfidz.
Ainun termotivasi menghafal Al-Qur’an karena ingin memberikan mahkota kepada orang tuanya. Ainun mencapai hafalan 30 juz berkat didikan mereka.
“karena sudah berani memulai otomatis sampai akhir saya harus tetap menjaganya karena jaminan dari menghafal Al-qur’an yaitu bisa membawakan kedua orang tua mahkota”. Ungkapnya
Orang tua mendidik Ainun sejak dini. Ainun mulai menghafal Al-Qur’an saat SD, lalu memfokuskan hafalan ketika kelas 1 SMP.
Orang tua Ainun sangat memotivasinya. Mereka mengajarkan Ainun dekat kepada Allah sejak usia dini.
“karena dari kecil didikan orang tua tu, bagaimana agar anaknya lebih dekat ke Allah, dan dari kecil saya sudah di ajari bagaimana caranya menghafal.”
Ainun mengatakan tidak ada tips khusus dalam menghafal Al-Qur’an. Ainun hanya melihat dan memahami arti setiap ayat.
Baca juga: Muhammad Rasyid Raih Hafalan 30 Juz di Wisuda Tahfiz
Ainun menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan memotivasi. Ainun berharap, kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para penghafal Al-Qur’an agar menjadi wisudawan/i pada acara berikutnya.
Sebagai penutup, Ainun berharap agar kedepannya Ia dapat menjaga hafalannya dan bermanfaat juga bagi orang lain yang membutuhkannya, bukan hanya dirinya sendiri.
Reporter: Rahmah Athifah
