Festival Ilmu Hadis 2025 Lentera Peradaban Islam UIN IB

Padang, DKTV– Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis (HMP ILHA) UIN Imam Bonjol Padang menggelar Festival Ilmu Hadis di Aula dan Auditorium Fakultas Ushuluddin (FUSA) pada Sabtu (25/10).

Ketua Panitia Fikri Haikal menyampaikan bahwa acara ini menjadi wadah menumbuhkan minat mahasiswa terhadap ilmu hadis dan keagamaan.

Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus

“Festival ini kami angkat untuk membumikan hadis sebagai lentera peradaban Islam serta menumbuhkan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang keagamaan,” ungkap Haikal saat diwawancarai wartawan DKTV.

Menurut Haikal, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat identitas prodi. “Tujuan diangkatnya acara ini salah satunya untuk membranding Prodi Ilmu Hadis dan menumbuhkan semangat akademik,” tambahnya.

Festival ini merupakan kegiatan tahunan HMP ILHA. Berbeda dengan tahun lalu, panitia kini membuka festival untuk seluruh mahasiswa aktif UIN Imam Bonjol Padang, bukan hanya untuk mahasiswa Prodi Ilmu Hadis saja.

“Kalau tahun lalu hanya untuk mahasiswa Ilmu Hadis, sekarang terbuka untuk semua mahasiswa,” ujar Haikal. Ia menambahkan, panitia tahun ini lebih memfokuskan kegiatan pada aspek akademik.

Terdapat tiga cabang lomba, yaitu Hifzh Al-Qur’an dua juz (juz 30 dan 1 atau 1 dan 2), Hifzh Al-Hadits Arbain, serta Musabaqah Qira’atil Kutub (kitab ushul hadis).

Haikal menjelaskan bahwa panitia menyelenggarakan perlombaan di beberapa tempat berbeda. “Dua cabang di Aula FUSA dan satu di Auditorium FUSA,” jelasnya. Alumni Prodi Ilmu Hadis yang kompeten di bidangnya menjadi dewan juri dalam perlombaan tersebut.

Baca juga: HIMA Gelar Talk Show Dalam Rangka Hari Mental Sedunia

Panitia membuka pendaftaran peserta hingga 24 Oktober 2025 dengan biaya kontribusi sebesar Rp10.000. Panitia menyiapkan piala dan sertifikat bagi para pemenang di setiap cabang lomba.

Haikal berharap festival ini memberi dampak positif bagi mahasiswa. “Semoga melalui event ini mahasiswa semakin mencintai ilmu hadis di tengah derasnya arus informasi digital,” tutupnya.

Reporter: Nurul wahidatul hasanah

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *