Padang, DKTV– Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah menggelar aksi penggalangan dana bertajuk Fasya Peduli untuk membantu korban bencana alam di Sumatra Barat. Kegiatan dilakukan di beberapa titik strategis Kota Padang.
Gubernur Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah, Asri Suandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah melalui proses persiapan. “Koordinasi dengan semua ormawa di fakultas sudah direncanakan dari beberapa hari yang lalu,” ujarnya.
Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus
Asri menjelaskan bahwa seluruh organisasi mahasiswa bergerak serentak setelah mencapai kesepakatan. “Cuman baru kami sepakati untuk turun penggalangan mulai dari hari Sabtu,” tambahnya.
Aksi penggalangan dana Fasya Peduli dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin. Seluruh ormawa Fakultas Syariah bekerja sama untuk mendistribusikan personel di lapangan.
Sebelum turun langsung, DEMA Fakultas Syariah lebih dulu membuka donasi melalui kanal daring. Informasi penggalangan sebarkan kepada mahasiswa untuk mempercepat proses bantuan.
Asri menuturkan, tidak membatasi jumlah relawan per titik lokasi . Setiap titik memiliki penanggung jawab yang mengatur teknis di lapangan agar donasi berjalan efektif dan tertib.
Dalam pelaksanaannya, Fasya Peduli memprioritaskan bantuan bagi mahasiswa Fakultas Syariah yang terdampak. “Kami koordinasikan mana tempat yang lebih membutuhkan terlebih dahulu,” ungkap Asri.
Ia menegaskan bahwa pendataan mahasiswa terdampak menjadi fokus utama sebelum donasi ke masyarakat luas. “Tetap mendata mahasiswa Fakultas Syariah yang terdampak, teman-teman kita yang sedang kesulitan, baru nanti ke masyarakat banyak,” jelasnya.
Baca juga: Pemerintah Kirim Bantuan Bencana ke Tiga Provinsi
Antusiasme ormawa terlihat sejak fase donasi online hingga turun ke lapangan. Mahasiswa bergerak aktif untuk menggalang dukungan dari warga dan pengguna jalan di beberapa lokasi.
Asri berharap gerakan Fasya Peduli mampu meringankan kondisi korban. “Harapan kami kegiatan ini bisa membantu dan mengurangi kegelisahan masyarakat, terutama mahasiswa Fakultas Syariah yang terkena bencana,” tutupnya.
Reporter: Darmi Yani & Walmi Yadi
