Ormawa Syariah Tingkatkan Kapasitas Pengurus Dengan Kerja Tim dan Konflik

Padang, DKTV – Organisasi Mahasiswa Fakultas Syariah (Ormawa) menggelar upgrading pengurus, menghadirkan Muhammad Rifai sebagai pemateri. Dengan berfokus pada peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam kerja tim dan manajemen konflik, yang dianggap penting bagi efektivitas organisasi.

Muhammad Rifai, menekankan pentingnya krusialnya kerja tim dalam mencapai tujuan organisasi. Kolaborasi yang baik meningkatkan produktivitas dan efisiensi, menumbuhkan solidaritas antar anggota, dan pada akhirnya mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi.

Beliau juga menjelaskan, tahapan pembentukan tim yang efektif, mulai dari tahap pembentukan (forming) dengan orientasi dan penentuan tujuan, melewati tahap badai (storming) yang diwarnai perbedaan pendapat, menuju tahap norma (norming) dengan pembentukan aturan, hingga akhirnya mencapai tahap kinerja (performing) dengan kerja sama yang solid.

Klik Untuk Follow IG Kaba Kampus.

Dalam tim, terdapat peran-peran penting seperti pemimpin yang menginspirasi, fasilitator yang memastikan komunikasi efektif, dan kontributor yang menyumbangkan ide serta tenaga untuk mencapai tujuan bersama.

Materi selanjutnya membahas manajemen konflik, dimulai dari identifikasi sumber dan akar masalah, serta pentingnya komunikasi aktif dengan mendengarkan empati dan menyampaikan pendapat secara jelas.

Konflik dapat berupa perbedaan tujuan, masalah hubungan antar anggota, atau ketidaksepakatan dalam proses kerja.

Lebih lanjut, ia memaparkan strategi penyelesaian konflik, yang meliputi kolaborasi untuk mencari solusi bersama, kompromi dengan saling memberi dan menerima, serta akomodasi dengan mengalah demi kepentingan yang lebih besar.

“Ketiga strategi ini sering kali melibatkan mediasi, di mana pemimpin berperan sebagai mediator.” Tekannya.

Menurutnya, setelah konflik terselesaikan, penting untuk merawat perdamaian dengan membangun budaya positif yang didasari oleh saling percaya, keterbukaan, rasa hormat, serta membiasakan ucapan terima kasih, maaf, dan apresiasi.

Baca juga: UIN IB akan lahirkan 1.777 Wisudawan pada Wisuda Ke-93.

Adapun materi ini dinilai penting untuk mencerminkan pada seluruh pengurus ormawa, agar dalam masa jabatan nanti, mereka dapat bekerja sama dan saling membantu dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga nanti tidak adanya konflik antar mereka.

Wartawan: Yasyifa Sayyida dan Lezi Putri Fadila (Mg)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *