Padang, DKTV– Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Prof. Nurus Salihin M.Si, Ph.D. Mengukuhkan sebanyak 113 pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) di Aula Gedung FST, kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Pada Senin (24/12).
Pengurus tersebut terdiri dari 15 anggota Senat Mahasiswa (SEMA), 23 anggota Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). 36 anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Matematika,dan 39 anggota HMPS Sistem Informasi.

Pengukuhan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi baru Ormawa 2025, menjadi lebih baik lagi kedepannya. Sehingga Ormawa dapat membawa FST menjadi fakultas yang unggul.
Klik Untuk Folllow IG Kaba Kampus
Dalam sambutannya, dekan FST menyampaikan, tidak perlu terburu-buru dalam memilih pemimpin organisasi. “Dalam memilih pemimpin itu tidak perlu cepat, yang penting itu arah. Tau arah dan tujuannya,” Ucapnya.
Dekan FST mengatakan. Pemilihan anggota Ormawa Fakultas Sains dan Teknologi dilakukan dengan cara wawancara. Hal ini bertujuan untuk menyeleksi kompetensi anggota yang mendaftarkan diri.
“Sebab, untuk memimpin kita harus mewawancarai agar mengetahui kompetensinya sebagai pemimpin,” lanjutnya.
Bersamaan dengan itu, Nurus, Wakil Dekan (WD) ll dan lll, serta Kasubag FST, sedang merancang cara agar mahasiswa lulusan dari Fakultas tersebut mendapatkan masa depan yang lebih cerah.
“Tahun 2025 mendatang, saya beserta WD ll dan lll, beserta Kasubag sedang memikirkan supaya lulusan fakultas kita mempunyai Skill yang mumpuni,” sambungnya.
Maka dari itu, melalui dibentuk dan dikukuhkan Ormawa FST, agar dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan skill dan bakat yang mereka miliki.
Harapan Kedepan
Nurus berharap, kedepannya Ormawa harus tetap menjaga moral dan martabat Fakultas Saintek, serta bisa memberikan hal terbaik lagi untuk fakultas.
Ketua panitia pelaksana, Arrijal Aziz, juga menyampaikan harapannya kepada seluruh Ormawa. Agar dapat meningkatkan kualitas dan keunggulannya serta terus mengutamakan kolaborasi antar ormawa. Ia juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dan komitmen yang telah disampaikan selama proses wawancara.
Wartawan : Dian Sayyida Khairani, Pajri Husnul Hotima dan Pricilia Mutiarani
