Padang, DKTV — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terus mengukuhkan posisinya sebagai kampus peradaban dengan capaian akademik dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Rektor UIN IB, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-93, Minggu (27/4/2025).
Dalam sambutannya, Prof. Martin menyambut hangat seluruh tamu undangan, termasuk Walikota Padang, H. Fadly Amran.
Klik untuk Follow IG Kaba Kampus.
Rektor menjelaskan, sejak beroperasinya Kampus III UIN Imam Bonjol Padang secara penuh akhir 2022, terjadi migrasi besar-besaran dari kampus Surau Balai Lubuk Lintah ke Balai Gadang.
“Kurang lebih 12.000 mahasiswa, dosen, dan pegawai bermigrasi. Ini memberikan dampak pertumbuhan ekonomi luar biasa di kawasan Balai Gadang,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi kolaborasi erat antara UIN Imam Bonjol Padang dengan Pemerintah Kota Padang. “Pertumbuhan kampus ini tidak terlepas dari tangan dingin Bapak Walikota dalam mendukung hadirnya sarana jalan, angkutan umum, dan fasilitas umum lainnya,” kata Prof. Martin.
Pada hari ke 2 Wisuda ke-93 ini meluluskan 592 wisudawan dari empat fakultas. Seluruh lulusan berhak bangga karena UIN Imam Bonjol Padang telah mengantongi akreditasi institusi UNGGUL.
“Saudara-saudara memiliki privilege untuk menembus berbagai lapangan kerja dan studi lanjut,” ujarnya penuh semangat.
Tak hanya itu, 13 program studi juga telah meraih predikat UNGGUL, dan 16 program studi lainnya tengah menunggu hasil asesmen lapangan.
“Besar harapan seluruh program studi mencapai predikat unggul,” tambahnya optimis.
Dalam bidang sumber daya manusia, Prof. Martin menyampaikan kabar gembira. “Alhamdulillah, awal tahun 2025 kita menambah 10 orang guru besar baru yang siap memperkuat nilai-nilai Islam transformatif di kampus kita,” ujarnya.
Baca juga: Usai Sudah Perjalanan, Wisuda Ke-93 Hari Terakhir
Prestasi mahasiswa UIN Imam Bonjol juga terus menanjak, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Berbagai prestasi akademik dan nonakademik telah kita raih, dan jumlahnya terus bertambah,” ungkap Prof. Martin dengan penuh bangga.
Rektor menegaskan bahwa semua capaian ini bukan sekadar untuk kebanggaan institusi, tapi juga untuk mengukuhkan UIN Imam Bonjol Padang sebagai pusat lahirnya intelektual muslim yang berkontribusi pada peradaban dunia.
“Mari kita buktikan bahwa pendidikan Islam adalah solusi peradaban lintas zaman,” tutup Rektor.
Wartawan: Yasyifa Sayyida
