Padang, DKTV- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol menggelar seminar edukasi pasar modal bagi mahasiswa, pada Aula FEBI A, Selasa (30/09)
Acara ini fokus membahas investasi saham syariah, prinsip kepatuhan syariah, serta mekanisme perdagangan saham di bursa Indonesia.
Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus
Pemateri menekankan pentingnya memastikan saham berasal dari perusahaan yang tidak bergerak dalam bidang haram.
Seperti alkohol, minuman keras, maupun bisnis yang bertentangan syariah.
Saham syariah memiliki kriteria tertentu, antara lain rasio utang berbasis bunga tidak melebihi 45 persen dari total aset perusahaan yang tercatat di bursa.
Selain itu, pendapatan non-halal dari perusahaan tidak boleh melebihi 10 persen dari total pendapatan, agar tetap sesuai dengan prinsip syariah dalam pengelolaan investasi.
Peserta seminar juga mendapat penjelasan tentang mekanisme transaksi saham. Misalnya, sistem penyelesaian transaksi T+2, yaitu saham baru tercatat dua hari setelah pembelian saham.
Pembicara mencontohkan perusahaan besar seperti BCA, yang jika memenuhi rasio syariah dapat menjadi instrumen investasi halal, termasuk untuk distribusi zakat atau wakaf.
Baca juga: Kuota Padat, Penampilan Pop solo dan Puisi UIN IB ditampilkan Sebelum Gladi SeIBa
Mahasiswa mengunduh aplikasi IDX Mobile sebagai sarana belajar langsung praktik jual-beli saham, sekaligus berkesempatan memperoleh insentif saldo Gopay sebesar Rp20.000.
Reporter: Nurul muthiara Sagala & Sri Mega Hayatulnupus.
