Sumbar Belum Sempat Bernafas, Marapi Meletus Lagi

Padang, DKTV – Setelah Bencana longsor dan galodo yang menimpa beberapa wilayah di Sumatera barat, Gunung Marapi meletus lagi, pada Selasa 02/12. Pukul 10.34 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), merekam getaran letusan dengan amplitudo tinggi meski kolom abu tidak tampak secara visual pada pagi hari.

Mengutip dari pasbana.com, PVMBG mencatat amplitudo maksimum 30,3 milimeter dengan durasi erupsi sekitar 51 detik, menunjukkan proses vulkanik tetap terjadi meski tidak tampak jelas.

PVMBG menegaskan bahwa Gunung Marapi masih berada pada Status Level II Waspada, dan mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi erupsi susulan.

Petugas juga memperingatkan warga dan pendaki agar menjauhi 6 radius tiga KM dari Kawah Verbeek, karena area tersebut termasuk zona berbahaya yang dapat memicu risiko langsung.

Apalagi sedang musim hujan masyarakat yang tinggal di lembah serta aliran sungai berhulu Marapi, diminta lebih waspada karena lahar dingin dapat terjadi sewaktu-waktu ketika hujan intens turun.

Klik Untuk Follow Instagram Kaba Kampus

PVMBG juga mengimbau warga agar menggunakan masker jika hujan abu turun, guna mencegah gangguan pernapasan termasuk risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap muncul saat kualitas udara menurun.

Pemerintah daerah Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, dan Agam didorong memperkuat koordinasi dengan Badan Geologi agar langkah mitigasi berjalan efektif tanpa menimbulkan kepanikan.

Masyarakat turut diimbau hanya mengakses informasi dari sumber resmi, serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat meresahkan dan menghambat upaya penanganan.

Baca juga : Kemenag RI Tinjau Kerusakan Longsor di Kampus UIN IB Padang

Informasi terbaru aktivitas Marapi dapat masyarakat pantau melalui situs Badan Geologi, aplikasi Magma Indonesia, serta kanal resmi lainnya guna memastikan kewaspadaan tetap terjaga.

Reporter: Miftahus Sya’adah.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *