Padang, DKTV-UIN Imam Bonjol Padang memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik untuk melanjutkan kuliah tingkat magister selamat empat semester. Mahasiswa terbaik itu tidak hanya karena nilai yang tinggi tetapi juga punya prestasi di tingkat nasional dan internasional.
“Terobosan ini dilakukan untuk menginspirasi kepada seluruh mahasiswa agar tidak sekadar kuliah di kelas tetapi aktif ikut kegiatan di kampus, sesuai bakat dan minat,” ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Welhendri Azwar, S.Ag, M.Si, Ph.D, di ruang kerjanya, kemarin.
Wisuda ke-92 merupakan kali kedua, setelah wisuda sebelumnya memberi kesempatan kepada wisudawan terbaik yang dinilai dan diputuskan dalam rapat untuk mendapatkan beasiswa. “Biasanya ada mahasiswa terbaik secara akademik dan non akademik yang disebut bintang aktivis kampus. Selama ini, sekadar sertifikat terbaik namun kini kita pilih lagi untuk mendapatkan beasiswa,” papar guru besar bidang Sosiologi ini.
Seleksi ketat dilakukan atas pengusulan sejak dari tingkat Program Studi, Fakultas hingga universitas. Hasil dari dua kali wisuda menunjukkan, ada juga yang sudah memiliki nilai terbaik secara akademik namun tidak punya jejak dalam bentuk sertifikat dan SK Kepanitiaan yang menunjukkan mahasiswa aktif. Jadi sekadar aktif kuliah di kelas.
Klik Untuk Follow Akun Instagram Kaba Kampus
“Tapi ada juga, aktif berkegiatan dan aktif di kelas. Punya nilai baik secara akademik dan punya jejak prestasi yang banyak. Misalnya, punya sertifikat juara di tingkat nasional, utusan dari kampus untuk ikut event. Ini tentu menjadi pertimbangan tambahan,” jelas Welhendri bergelar Dt. Rajo Basa ini.
Terobosan ini juga dicita-citakan mendapatkan tenaga terbaik yang memungkinkan untuk mengabdi ke kampus, sesuai prosedur berlaku. “Artinya, ini rekayasa pengkaderan yang perlu diteruskan dari masa ke masa agar mendapatkan orang-orang terbaik,” ungkapnya.
Welhendri juga memaparkan, program beasiswa untuk wisudawan ini berbarengan dengan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang bergengsi dibuat. Misalnya, Student Literacy Camp (SLC), Student of Imam Bonjol Academic Community-Smart Internship Program (SIBac-sip), Program Pelatihan Studi Lanjut, bahkan Sekolah Politik.
“Terobosan ini menuju kampus unggul, mahasiswa yang berprestasi menunjukkan kampus yang unggul. Pembuktian ini tidak bisa secara langsung, ini bisa terlihat beberapa tahun kemudian,” tuturnya.
Baca juga: Dibalik Ringga Pratama, Wisudawan Aktifis Fakultas Syariah
Salah seorang penerima beasiswa studi lanjut ke Magister di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, Bunga Savira (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi) menyatakan siap menjalankan amanat dari kampus. Sarjana Manajemen Dakwah ini, tercatat sebagai mahasiswa aktif dalam berbagai kegiatan dan event, bahkan menyumbangkan medali untuk kampus, mengaku sangat terharu.
“Terima kasih, pak. Saya akan jalankan amanat sesuai dengan hasil seleksi dan wawancara. Saya terharu, wisuda yang khidmat dan memberi arti yang sangat berkesan bagi saya dan keluarga,” ujarnya, usai Wisuda ke-92, Selasa (29/10) di Gedung J, Kampus Sei. Bangek. [] Abdullah Khusairi
