UKM Bengkel Kata dan Wikipedia Perkuat Literasi Budaya

Padang, DKTV- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Kata adakan kegiatan penting yang berkolaborasi langsung dengan Komunitas Wikimedia Padang. kegiatan ini juga bertujuan memperkaya literasi digital mahasiswa.

Zhilal Darma sebagai salah satu perwakilan dari Komunitas Wikimedia Padang, mengungkapkan kegembiraannya atas kolaborasi yang terjalin dengan mahasiswa, khususnya UKM Bengkel Kata Universitas Iaslam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Klik untuk Follow IG Kaba Kampus.

Zhilal juga mengungkapkan kolaborasi ini sangat relevan dengan proyek yang sedang mereka rintis, yaitu Wikisource Minangkabau.

“Kita juga memang sedang merintis yang namanya project Wikisource Minangkabau, jadi mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi ini bisa memberikan timbal baliklah,” Ungkapnya saat diwawancarai wartawan DKTV.

Zhilal Darma juga menyoroti program tematik Wikimedia Indonesia yang terjadwal rapi, salah satunya adalah Wikilatih daring untuk Wikipedia.

“Kedepannya kalau memang ada yang tertarik dengan Wikipedia, kita juga adakan Wikipedia Bahasa Minangkabau.”

Berangkat dari hal itu, Ketua Umum UKM Bengkel Kata, Febrian Hidayat, menjelaskan bahwa kolaborasi ini adalah inisiatif dari pihak UKM Bengkel Kata yang meminta Wikipedia untuk membuat kegiatan di UKM Bengkel Kata.

Kegiatan ini direncanakan hanya untuk anggota UKM Bengkel Kata saja. Namun, setelah melalui kompromi, disetujui untuk melibatkan beberapa UKM lainnya.

Febrian juga menyebut tujuan utama kolaborasi ini tak lepas dari lingkup literasi kepenulisan naskah kuno. ” jadi untuk peserta selain bahas artikel, bahas kepenulisan juga bisa terjunlah ke dunia baca naskah kuno, cerita rakyat,” jelas Febrian.

Baca juga: Milad Perbankan Syariah Meriah, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Prodi

Febrian berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta yang hadir dapat mengenal lebih jauh naskah kuno.

“Harapannya semoga kawan-kawan yang ikut kegiatan ini menambah wawasan dan ilmu barulah, membaca naskah-naskah yang belum pernah sejauh ini kita bahas,” tutupnya.

 

Reporter: Yasyifa Sayyida.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *