Padang, DKTV– Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Imam Bonjol Padang, baru-baru ini adakan Pemilu Raya berbasis digital. Hal ini tentu menjadi inovasi baru dalam pemilihan umum di lingkungan kampus.
Pemilu berbasis digital yang dibawah kendali pengurus Ormawa Fakultas. Tujuannya ialah meningkatkan efisiensi dan menyesuaikan perkembangan teknologi.
Ketua panitia, Muhammad sufiananda butar butar menjelaskan, bahwa sistem berbasis digital ini dipilih dalam mempermudah proses pemilihan dan meminimalkan kesalahan. Sekaligus menghemat kertas demi lingkungan yang lebih hijau.
Ia juga menambahkan, bahwa Fakultas Sains dan Teknologi selalu mengedepankan pemanfaatan teknologi untuk berbagai kegiatan. Termasuk dalam Pemilu Raya kali ini.
“Pemilihan dengan laptop bertujuan untuk menghemat kertas, dan juga fakultas kita kan berbasis teknologi, jadi kita mesti memanfaatkan teknologi juga,” bebernya kepada Wartawan DKTV.
Kegiatan pemilu menggunakan aplikasi khusus, yang telah sesuai dari rencana untuk menjaga keamanan serta privasi data pemilih. Sistem ini memungkinkan setiap mahasiswa, memberikan suaranya dengan cepat dan mudah, melalui perangkat laptop di tempat pemilihan.
Baca juga: Ormawa Laksanakan Audiesi Rektor, Emirul Ikhsan Beberkan Hasilnya!
Sebelum masuk ke aplikasi, setiap pemilih harus melewati tahap registrasi dan menerima token dari panitia. Lalu peserta nantinya memasukkan token ke dalam form digital, untuk dapat melakukan pemilihan.
Dalam pemilu ini, mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam FST UIN Imam Bonjol memiliki hak pilih penuh. Setiap pemilih dapat memilih kandidat ketua yang sesuai menurut pemilh.
Penggunaan token untuk setiap individu menjamin bahwa hanya satu suara saja. Sehingga mengurangi risiko manipulasi dan meningkatkan keakuratan pemungutan suara.
Adapun Ormawa yang terlibat dalam pemilihan yaitu, Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
Pemilu Raya Digital, membawa efisiensi baru dalam proses penghitungan suara. Setelah proses pemungutan selesai, hasil rekapitulasi suara dapat langsung diakses oleh panitia
Manfaat Pemilu Raya Digital
Ketua panitia menyatakan, bahwa proses penghitungan yang lebih cepat, juga dapat menghemat waktu penyelenggaraan secara keseluruhan.
Tentu pihak panitia sudah persiapkan segala aspek, termasuk perangkat keras dan lunak, jaringan internet, serta protokol keamanan data.
Klik Untuk Follow Akun Instagram Kaba Kampus
Sufian juga menekankan, bahwa daftar nama pemilih yang telah memberikan suaranya. Hanya saja, admin yang berasal dari tim panitia, sehingga privasi tetap terjaga.
Ketua panitia mengungkapkan bahwa penggunaan laptop sebagai sarana pemilihan merupakan langkah awal yang signifikan dalam pengembangan sistem pemilu kampus di masa mendatang.
Selain efisien, sistem ini memberikan peluang bagi FST untuk memanfaatkan teknologi sesuai bidang studi mereka.
Besar harapan Sufian, pemilu ini dapat memotivasi mahasiswa, untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu Raya, sebagai bentuk dukungan terhadap sistem demokrasi kampus.
Ia menginginkan, keberhasilan pelaksanaan Pemilu Raya Digital di FST ini menjadi contoh nyata, dari sinergi antara teknologi dan demokrasi kampus.
Wartawan: Pricilia Mutiarani
